Langsung ke konten utama

Kabar Terkini - Sebanyak 226 Pendaki Rinjani Belum Dievakuasi Pasca Gempa NTB

Pasca gempa yang terjadi di NTB atau Nusa Tenggara Barat menyebabkan 17 orang dikabarkan meninggal dunia. 

 Menurut Rudi salah satu petugas jaga Balai Taman Nasional Gunung Rinjani pendaki yang resmi terdaftar ada 820 orang, 617 orang diantaranya merupakan Warga mancanegara dan 203 orang merupakan Warga lokal.

Sejak Minggu semalam 29 Juli 2018, sebanyak 554 orang sudah dievakuasi paska gempa  bumi sekuat 6,4 skala Richter, dan tercatat secara resmi sebanyak 266 orang yang belum berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani ini setinggi 3,276 meter.

Menurut Rudi evakuasi gabungan yang berasal dari tnbgb, Basarnas, BPBD Brimob dan TNI sudah kembali mendaki untuk melakukan evakuasi pada jam 0 7 00 WIB pada hari ini Senin 30 Juli 2018.

Menurut Rudi ada beberapa titik lokasi yang membuat pendaki terjebak di antaranya Sembalun Batu Ceper dan danau Segara Anak.

Rudi juga mengatakan jika evakuasi ini dijalani melalui jalur darat akan sulit dilakukan karena terhalang longsor batu dari tebing yang menutup akses jalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seorang Ibu Kena Tembak saat Demo Ricuh di Kendari

Kamis, 26 September 2019 saat kejadian tragis yang terjadi kepada mahasiswa universitas Halu Oleo (UHO) yaitu Yusuf dan Randi yang tewas di tembak pada kerusuhan di Kendari Sulawesi Tenggara. Di duga seorang ibu yang berada didalam rumahnya ikut tertembak saat berlangsungnya aksi Demonstrasi yang berjarak 3 kilo meter dari rumah ibu tersebut, dan Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal telah menemukan faktanya jumat, (27/09/2019) di kantornya di Jakarta Selatan. Namun saat ini belum ada laporan atau informasi tentang keadaan ibu tersebut, Namun Kadiv Humas Polri akan melakukan tindakan uji balistik mengenai proyektil yang ditemukan. Kadiv Humas Polri akan mencari tau jenis senjata apa yang telah mengenai ibu tersebut dan akan dilakukan penyelidikan lanjud ujar Kadiv Humas Polri.

Tragedi Kapal Mutiara Indah

       Peristiwa itu sungguh tidak disangka - sangka, kejadian itu sungguh menghebohkan Tanjung balai Asahan, kejadian ini bermula saat kapal Mutiara Indah ini ingin berangkat dari tanjung Ledong menuju Tanjung balai Asahan, dan saat dipertengahan perjalanan, musibahpun menimpa penumpang kapal ini dengan meledaknya kapal diakibatkan adanya kebocoran ditangki minyak kapal. Penumpang kapal ini diperkirakan lebih dari 100 orang penumpangnya, dan orang yang meninggal diakibatkan meledaknya kapal ini sekitar 50%, dan diantara orang yang meninggal ini bervariasi mulai dari anak - anak, orang dewasa, dan bahkan ibu hamil, sungguh gak di sangka - sangka.

Dana Bansos Segera Cair Kembali Senilai Rp. 200.000 Sebelum Puasa 2022

Ada kabar gembira bagi kita untuk pemegang kartu sembako, bansos akan ada kembali sebelum atau menjelang bulan puasa 2022 ini.  Informasi Terkait Penyaluran Bansos Bu menkeu menginfokan kepada bu mensos (Tri Rismaharini) untuk memberikan bansos tambahan menjelang bulan ramadhan 2022, dan akan segera di salurkan bu mentri sosial.  Tanggapan Presiden Terkait Bansos Dikatakan, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, akan ada percepatan penyaluran bansos menjelang datangnya bulan Ramadhan 2022. Menurut dia, Presiden Jokowi juga telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang penyaluran bansos, sehingga mendorong penyaluran bansos tidak harus dalam bentuk barang. Yang jelas aturan dalam Perpres tersebut tidak harus berupa barang, di Perpres yaitu berupa uang juga bisa” jelasnya. Target Penerima Bansos  Sebagai informasi, Pemerintah memberikan bantuan tambahan melalui kupon sembako sebesar Rp. 200 ribu. Penerima bantuan tambahan ini adalah KPM BPNT yan...