Seorang ayah yang bekerja sebagai buruh di perkebunan getah karet telah mencabuli putrinya hingga hamil 7 bulan. Perlakuan bejat ini sering dilakukan sang ayah, namun sang putrinya tersebut tidak bisa bertindak apa - apa, karena sang ayah telah mengancamnya ingin dibunuh apabila buka mulut. Kejadian ini terungkap ketika sang ibu curiga dengan perut putrinya yang semakin lama membesar, sang ibu kemudian membawa putrinya kerumah sakit untuk di periksa, setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa putrinya telah hamil dan sudah 7 bulan. Setiba di rumah, sang ibupun menanya kepada putrinya siapa pelakunya, dengan ketakutan, sang putri pun mengatakan yang sebenarnya bahwa ayahnyalah yang menghamilinya, mendengar ucapan putrinya, sang ibupun langsung melapor ke polisi dan si ayah pun di ringkus dan divonis 15 tahun penjara
Kamis, 26 September 2019 saat kejadian tragis yang terjadi kepada mahasiswa universitas Halu Oleo (UHO) yaitu Yusuf dan Randi yang tewas di tembak pada kerusuhan di Kendari Sulawesi Tenggara. Di duga seorang ibu yang berada didalam rumahnya ikut tertembak saat berlangsungnya aksi Demonstrasi yang berjarak 3 kilo meter dari rumah ibu tersebut, dan Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal telah menemukan faktanya jumat, (27/09/2019) di kantornya di Jakarta Selatan. Namun saat ini belum ada laporan atau informasi tentang keadaan ibu tersebut, Namun Kadiv Humas Polri akan melakukan tindakan uji balistik mengenai proyektil yang ditemukan. Kadiv Humas Polri akan mencari tau jenis senjata apa yang telah mengenai ibu tersebut dan akan dilakukan penyelidikan lanjud ujar Kadiv Humas Polri.

Komentar
Posting Komentar